saat ini anda berada di halaman
Single Post Page
Uncategorized

Saat itu…..

– Hmmm
*Suka Komentar Bagikan 1 detik yang lalu
+ y
*Suka Komentar Bagikan 2 detik yang lalu
– Msih ingat kah dirimu pada diriq
*Suka Komentar Bagikan 3 detik yang lalu
+ hehe.., qu sllu ingat dn sllu kan mngingat dirimu hahay….jg apakah dirimu ingat diriku
*Suka Komentar Bagikan 4 detik yang lalu
– Dirimu slalu ada dlam ingatan q,kenngan kita,hari2 yg kita lalui bgitu indah,dan sulit q lupakan,apakah msa itu bsa terulang ℓ∂ƍī.
Q rindu masa itu Masa bersama dengan mu¥ Kasih Q
*Suka Komentar Bagikan 5 detik yang lalu
+ yayaya..dan qu masih ingat dengan jelas sekali saat dirimu sandarkan kepala di bahuku, dirimu begitu bahgia saat itu, ah itu semua telah berlalu , mungkin saja masa itu terulang lagi sayank , tapi..dirimu jauh..jauh sekali…namun dirimu dekat dan sangat dekat dihati.
*Suka Komentar Bagikan 6 detik yang lalu
_ Sayank….q ingin kta ulang. Msa itu,q kan menunggumu di pantai itu,pantai yg jd saksi kamu pergi meninggal kan q,ohh tersa sakit,tp q hrus merelakan mu,demi kebahagian kita,kni q menanti,q berdiri,dengan sejuta rindu q unk mu.
*Suka Komentar Bagikan 7 detik yang lalu
+ sayankqu…bukan aku pergi untuk mninggalknmu, tpi, saat itu qu pergi untuk menjumpaimu, untuk memadu kasih….kasihmu dan kasihqu…, hingga kasih dan rindu ini terurai menguap ke angkasa dan bersemayam diantara bintang-bintang dan rembulan, di sana sayangku dan sayangmu , rinduku dan rindumu terpadu….
*Suka Komentar Bagikan 8 detik yang lalu
_Rembulan itu,ya dia saksi nya,saat q terhanyut dengan kasih sayang mu,saat cinta q dan cnta mu menyatu,diisna hanya kita,hanya cinta kita,ohh syank begitu indah saat itu,q rindu smuanya syank…
*Suka Komentar Bagikan 9 detik yang lalu
+ ya begitu-lah yang jg aku rasakan sayang, saat itu dirimu begitu manja, dengan sesekali tersenyum memandangiku, dirimu manis dan indah sekali, tak ada yang tidak terlintas di mataku ketika aku memandangimu, alismu, bibirmu, rambutmu, dagumu, oh dirimu memang indah sayangku.
*Suka Komentar Bagikan 10 detik yang lalu

About Mujab Muragaf

Adakalanya kucatat isi otak ini Saat rindu Kala dalam selubung duka Atau dalam bunga senyum Saat kucatat ingin sekali engkau membacanya Dalam sajakku Coretan pribadiku Lalu engkau rasakan Betapa berartinya engkau dalam catatanku Tapi ada kalanya Aku tak ingin engkau membacanya Tidak juga puisiku Biar saja kugantung dalam tiang anganku Atau Kukubur dalam rasaku Ah rasa yang tak pernah kau mengerti Dan jangan pernah kau mengerti Biar kumakamkan di sini Di hatiku yang sepi Lalu kutinggalkan bersama mimpi yang sunyi

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Semua catatan

Daftar isi :

Semua Catatan

%d blogger menyukai ini: