saat ini anda berada di halaman
Single Post Page
Uncategorized

Bukit Penyantren

” Bukit Penyantren ”
kami kan datang menemanimu  tiga malam,
sambutlah dengan senyum mesramu,
tentu engkau tak henti-hentinya merias diri dengan alami,
tebing yang terjal,
liukan sungai dan gemercik alirannya,
syahdu memecahkan heningannya malam,
bukit yang menjulang,
kan menggapai matahari,
hamparan  desa itu,
bak permadani yang biru,
oh Engkau indah sekali

 

About Mujab Muragaf

Adakalanya kucatat isi otak ini Saat rindu Kala dalam selubung duka Atau dalam bunga senyum Saat kucatat ingin sekali engkau membacanya Dalam sajakku Coretan pribadiku Lalu engkau rasakan Betapa berartinya engkau dalam catatanku Tapi ada kalanya Aku tak ingin engkau membacanya Tidak juga puisiku Biar saja kugantung dalam tiang anganku Atau Kukubur dalam rasaku Ah rasa yang tak pernah kau mengerti Dan jangan pernah kau mengerti Biar kumakamkan di sini Di hatiku yang sepi Lalu kutinggalkan bersama mimpi yang sunyi

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Semua catatan

Daftar isi :

Semua Catatan

%d blogger menyukai ini: