saat ini anda berada di halaman
Single Post Page
Uncategorized

Rasa yang Terperi

wahai rasa yang terperi …bangkitlah dan nyanyikan lagu senandung rindu pada kelopak bunga yang selalu menanti belaian kupu-kupu, tebarkan pesonamu saat kumbang tak lagi merayu…oh rasa yang terperi..BANGKITLAH !!!!, rasa yang terperi…saat hayal melantun jauh tak kenal jemu.., dan untaian kasih dalam hening terus melaju di ujung salju, ah..rasa yang terperi …betapa indah bila saja luasnya cakrawala tak membuatnya hati terhimpit duri yang fatamorgana…, yach duri yang fatamorgana…, biarkan saja melangkah dalam hati yang selapang samudera….

About Mujab Muragaf

Adakalanya kucatat isi otak ini Saat rindu Kala dalam selubung duka Atau dalam bunga senyum Saat kucatat ingin sekali engkau membacanya Dalam sajakku Coretan pribadiku Lalu engkau rasakan Betapa berartinya engkau dalam catatanku Tapi ada kalanya Aku tak ingin engkau membacanya Tidak juga puisiku Biar saja kugantung dalam tiang anganku Atau Kukubur dalam rasaku Ah rasa yang tak pernah kau mengerti Dan jangan pernah kau mengerti Biar kumakamkan di sini Di hatiku yang sepi Lalu kutinggalkan bersama mimpi yang sunyi

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Semua catatan

Daftar isi :

Semua Catatan

%d blogger menyukai ini: